Thursday, December 2, 2010

Syahidah Seorang Muslimah

 sedih!, bukan karena kematian Michael Jackson yang dipuja jutaan orang di dunia.. Tapi kita sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung perkebumian  seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah kerana mempertahankan jilbabnya. Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandung tiga bulan, syahid akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak kita lihat di tv negara kita , negara yang majaroti penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa Al-Sharbini.
Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa Al-Sharbini ke tempat istirihatnya yang terakhir, memang mungkin ramai orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ. Teapi pemergian Marwa Al-Sharbini adalah lambang jihad seorang muslim.. Marwa Al- Sharbini mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski pun untuk itu ia kehilangan nyawanya.

Marwa Al-Sharbini ditikam di ruang sidang kota Dresden , Jerman saat akan memberikan kesaksian atas ancaman terhadapnya . Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya kerana ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa Al-Sharbini berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan pehak berkuasa keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam agaki kritikal di hospital Dresden . 
 
Peristiwa ini sepi dari lapuran di media massa Jerman dan mungkin dari berita media masa asing dunia, kerana yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasi ini mungkin akan berbeza jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Kalaulah yang mati itu orang Barat yang dibunuh oleh orang Islam, berita tersebut dipastikan akan gempar ke pelusuk dunia.

Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv kita cuma sebuk dengan pemberitaan pemakaman Michael Jackson yang mengharu biru itu. Tak ada berita pemakaman Syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlawan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangisan kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa Al-Sharbini , kerana engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya ALLAH SWT .. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. 

Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli … 

" (Iaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.  Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir ". 
(QS: Qaaf : 17/18)
---------------------------------------
"Dan senantiasa seorang hamba mendekat kepada ku dengan amalan Sunnah sehingga Aku mencintainya." (HR Bukhari)
---------------------------------------
"Ya Allah, Rahmat-Mu aku harapkan, maka janganlah Engkau serahkan (urusan) ku kepada diriku walau sekelep mata, perbaikilah semua urusanku, tiada Allah selain Engkau." (HR Abu Daud dgn sanad yg sohih)
====================

2 comments:

cikgupj said...

salam...cpj berminat untuk copy paste artikel ini, tapi cpj perlukan sumber berita ini diperoleh. Boleh tuan bagi?syukran.

Masjid Jamek Jementah said...

CIKGUPJ
ARTIKEL DI KIRIMKAN dari sahabat yg berada di luar negeri